Mengenal Jhoni Ginting, Direktur Jenderal Imigrasi yang Baru

1669

Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H Laoly resmi melantik Jhoni Ginting sebagai Direktur Jenderal Imigrasi pada Senin (4/5) di Graha Pengayoman, Jakarta. Jhoni Ginting sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kemenkumham sekaligus juga Pelaksana Tugas Dirjen Imigrasi.

Penunjukan Jhoni Ginting sebagai Plt. Direktur Jenderal Imigrasi mengisi kekosangan jabatan yang ditinggalkan oleh Ronny F Sompie, yang menjabat Analis Keimigrasian Ahli Utama

Jhoni Ginting lahir di Medan, 12 Juni 1961 silam. Ia mengawali karir sebagai jaksa pada korps adhyaksa tahun 1990 dengan beberapa jabatan yang pernah diembannya antara lain: Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Inspektur V pada Jaksa Agung Muda Pengawasan, Direktur Penuntutan pada Jampidsus, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan dan terakhir sebagai Direktur I Bidang Ekonomi dan Moneter pada JAM Intel pada Kejagung periode 2013-2014.

Pensiun dari kejaksaan, ia kemudian menjadi Deputi Bidang Koordinasi Hukum dan Hak Asasi Manusia pada Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanaan pada tahun 2015 – 2018.

Ia juga sempat mengenyam pendidikan di luar negeri, yakni Hukum Narkotika di Manchester University, Manajemen Peradilan di Pittsburgh University, Hukum Kemaritiman di Wollonggong University Australia dan Narcotic Law Enforcement Training di Bangkok, Thailand.

Pria lulusan Universitas Airlangga ini memulai karir di Kementerian Hukum dan HAM pada bulan November 2018 sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Hukum dan HAM, kemudian merangkap sebagai Plt. Direktur Jenderal Imigrasi pada Januari 2020, dan akhirnya sebagai Direktur Jenderal Imigrasi pada 4 Mei 2020 lalu.

Dikutip dari dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terakhir yang telah dilaporkan ke KPK pada 27 Januari 2020, Ia memiliki total harta kekayaan Rp 15.354.755.282.

Selamat bertugas Jenderal! Semoga membawa Imigrasi semakin unggul.