Pengajian Jumat Pagi: Memahami Prinsip Tauhid

383

Pagi ini, Jumat (24/12), Kantor Imigrasi Kediri mengadakan pengajian bertempat di Masjid Al Karim Kanim Kediri. Pengajian disampaikan oleh Ustadz Suryana, S. Pd. I. yang membahas mengenai Prinsip Tauhid.

Secara bahasa, Tauhid berarti menyatukan atau menjadikan satu. Tauhid adalah pondasi Agama Islam yang paling agung dan hakikat Islam yang paling besar dalam mengesakan Allah.

Tauhid terbagi menjadi 3 tingkatan. Tauhid Rububiyah, mengimani Allah sebagai satu satunya Rob. Tauhid Mulkiyah, mengimani Allah sebagai satu satunya Raja. Tauhid Ilahiyah, mengimani Allah sebagai satu satunya Sesembahan.

Tauhid berkaitan dengan aqidah dan iman. Aqidah berarti simpul, ikatan, keyakinan. Aqidah adalah keimanan yang teguh dan pasti kepada Allah dengan segala pelaksanaan kewajiban sebagai seorang hamba Allah. Sedangkan iman adalah diyakini dalam hati, diucapkan di lisan, dan dilaksanakan dalam perbuatan.

Dalam Islam, Rukun Iman terbagi menjadi 6. Yaitu Iman kepada Allah, Iman kepada Malaikat, Iman kepada Kitab, Iman kepada Nabi, serta Iman kepada Hari Akhir serta Iman kepada Qodho dan Qodar.

Agama Islam adalah agama yang tidak memaksa manusia untuk memeluknya, sesuai Firman Allah dalam Al-Quran surat Al Baqoroh ayat 256, yang terjemahannya yaitu “Tidak ada paksaan dalam menganut agama Islam, sesungguhnya telah jelas perbedaan antara jalan yang benar dengan jalan yang sesat”.