KEDIRI — Apa sebenarnya tugas imigrasi? Untuk apa paspor digunakan? Mengapa seseorang harus melewati pemeriksaan imigrasi saat bepergian ke luar negeri? Pertanyaan-pertanyaan sederhana ini mungkin masih asing bagi banyak anak, padahal keimigrasian merupakan bagian penting dari perjalanan antarnegara. Untuk mengenalkan hal tersebut sejak dini, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kediri menerima kunjungan 204 siswa SDIT Nurul Huda dalam kegiatan Immigration Explorer bertema “Hari ini belajar, Esok siap menjelajah dunia!” pada Kamis (8/10/2026).
Didampingi 19 guru, siswa kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti kegiatan edukasi di Grha Adiwinata. Melalui pemutaran video animasi, penyampaian materi, sesi tanya jawab, dan kuis berhadiah, para siswa diajak mengenal dunia keimigrasian dengan cara yang interaktif, menyenangkan, dan mudah dipahami.
Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kediri, Beni Saputra, mengajak para siswa untuk aktif dan antusias menggali pengetahuan selama kunjungan berlangsung. Kepala SDIT Nurul Huda, Diah Vicky Hardianti, turut menyampaikan terima kasih kepada Imigrasi Kediri atas kesempatan bagi para siswa untuk memperoleh pengalaman belajar secara langsung di lingkungan kantor imigrasi.
Agar lebih mudah dipahami, materi disampaikan menggunakan pendekatan sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari anak-anak. Petugas mengilustrasikan fungsi keimigrasian melalui analogi seseorang yang hendak memasuki rumah. Dari ilustrasi tersebut, siswa diajak memahami pentingnya pemeriksaan dan pengawasan terhadap orang yang masuk dan keluar dari suatu wilayah negara.
Para siswa juga diperkenalkan dengan pelayanan paspor bagi Warga Negara Indonesia (WNI), mulai dari pengertian paspor, jenis-jenis paspor, hingga persyaratan permohonannya. Tak hanya itu, mereka memperoleh pengetahuan mengenai pelayanan keimigrasian bagi Warga Negara Asing (WNA), Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI), dokumen yang wajib dimiliki WNA selama berada di Indonesia, serta penegakan hukum terhadap pelanggaran keimigrasian.
Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan, terutama saat sesi tanya jawab dan kuis berlangsung. Mereka berlomba menjawab pertanyaan dari petugas, sekaligus menguji pemahaman atas materi yang telah disampaikan. Hadiah yang diberikan kepada siswa yang berhasil menjawab menjadi penyemangat untuk terus belajar dan berani menyampaikan rasa ingin tahu.
Melalui Immigration Explorer, Imigrasi Kediri menghadirkan pengalaman belajar di luar kelas yang memperluas wawasan siswa tentang paspor, perjalanan antarnegara, serta pentingnya menaati aturan keimigrasian. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat melalui edukasi yang sesuai dengan usia dan kebutuhan peserta.
Mengenalkan keimigrasian sejak dini bukan sekadar mengajarkan anak tentang paspor, melainkan juga menumbuhkan pemahaman mengenai aturan, tanggung jawab, dan pentingnya menghormati hukum saat berinteraksi dengan dunia yang lebih luas. Melalui kegiatan ini, Imigrasi Kediri terus mendukung upaya Direktorat Jenderal Imigrasi dalam menghadirkan edukasi yang informatif dan menyenangkan, sejalan dengan semangat Imigrasi untuk Rakyat.



